Samsung kembali memperlihatkan ide unik lewat sebuah paten terbaru. Kali ini, perusahaan asal Korea Selatan itu mengajukan desain smartphone lipat bergaya flip dengan engsel 360 derajat, yang memungkinkan layar dilipat ke dua arah, ke dalam dan ke luar sekaligus. Dokumen paten tersebut terdaftar di basis data World Intellectual Property Organization (WIPO) dan dilengkapi sejumlah sketsa desain.

Dari gambar yang beredar, perangkat ini tampil berbeda dibanding flip phone yang beredar saat ini. Tidak terlihat adanya cover screen khusus di bagian luar. Sebagai gantinya, satu panel layar fleksibel dipakai untuk berbagai skenario penggunaan. Saat dilipat ke luar, layar akan membungkus bagian belakang perangkat. Sementara itu, layar juga tetap bisa dilipat ke dalam seperti flip phone konvensional.
Baca Juga:
Desain semacam ini jelas menuntut mekanisme engsel yang jauh lebih rumit. Engsel harus mampu menahan lipatan dua arah tanpa merusak panel layar. Samsung sendiri belum memberi gambaran apakah konsep ini siap diproduksi massal atau masih sebatas eksplorasi teknologi di atas kertas.

Hal menarik lain ada pada posisi engsel yang tidak berada tepat di tengah bodi. Sketsa menunjukkan bagian bawah perangkat tetap terbuka saat dilipat ke dalam, sehingga sebagian layar masih terlihat. Detail ini bisa membuka cara baru dalam menampilkan notifikasi atau informasi singkat tanpa perlu membuka perangkat sepenuhnya. Paten tersebut juga memperlihatkan adanya cutout kamera di bagian yang kemungkinan menjadi sisi belakang perangkat.
Seperti biasa, tidak semua paten Samsung berujung menjadi produk komersial. Namun, melihat kebiasaan Samsung yang kerap memamerkan teknologi layar terbarunya di ajang pameran, bukan tidak mungkin konsep flip dengan engsel 360 derajat ini suatu saat muncul dalam bentuk prototipe. Tinggal menunggu apakah ide berani ini benar-benar akan keluar dari lab dan masuk ke pasar.
Comments
More Articles
Moto G67 Power Resmi Diumumkan: Kombinasikan Snapdragon 7s Gen 2 dan Baterai 7.000mAh
TWS Buat Tidur Soundcore Sleep A30 Rilis di Indonesia!
Sudah Lama Ditunggu, Aplikasi WhatsApp Akhirnya Hadir di Apple Watch
Kenalkan Polar Loop, Wearable Unik Tanpa Layar
TechPODCAST: AI Membuat Malas atau Malah Produktif? feat. Samsung
Tech Podcast feat. Dr Chris: Jaga Berat Badan dengan Tidur dan Gadget Wearable?
Podcast: Mediatek Panas? Yakin? Ini Jawaban Mereka!
Preview Samsung Galaxy S25 Edge: Sehebat Apa Kamera, Daya Tahan Baterai dan Performanya?
Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!
Review ADVAN Macha: Smartphone 5G yang Tipis dan Bikin Kaget?
Review OPPO A6x: Smartphone OPPO Rp 1 Jutaan Ternyata Bisa Begini!
Review Huawei MatePad 12X (2026): Tablet Huawei Yang Layarnya Makin Spesial!
Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!
Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus
Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia
Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC
Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!
Review Advan Eclipse+: OWS (Ke)MURAH(an) Lagi! Upgrade Menarik dengan Dukungan Aplikasi & Bluetooth 6
Review Garmin Fenix 8 MicroLED: Smartwatch Multisport Premium Super Lengkap dengan Layar Paling Paling Terang di Dunia
Review Soundcore R60i NC: Kemampuan Berkelas Harga Terjangkau!
© JagatReview | 2010-2026